Biografi Prof. Dr (HC) KH. Ma’ruf Amin

Hubbulwathon.org – Prof. Dr (HC) KH. Ma’ruf Amin mungkin sudah populer bagi kita, namun tetap saja masih banyak saudara kita yang belum begitu memahami dengan baik biodata Prof. Dr (HC) KH. Ma’ruf Amin. Wajar memang, karena profil Prof. Dr (HC) KH. Ma’ruf Amin tidak seperti ustadz-ustadz muda sekarang yang sering muncul dan mengisi acara televisi. Prof. Dr (HC) KH. Ma’ruf Amin lebih kepada melakukan bahasan-bahasan fiqhiyah daripada mengisi tausiah di televisi. Meski seskali Prof. Dr (HC) KH. Ma’ruf Amin juga masih mengisi acara di televisi dan memberikan tausiah serta menjadi dai.

Prof. Dr (HC) KH. Ma’ruf Amin adalah seorang ulama besar yang sudah Sepuh. Beliau dilahirkan di Tangerang Banten, pada tanggal 11 Maret 1943. Selain menjadi Ulama dan Kyai, ternyata Prof. Dr (HC) KH. Ma’ruf Amin juga aktif sebagai seorang politisi. Prof. Dr (HC) KH. Ma’ruf Amin sebagai seorang politisi juga memiliki karir yang cukup panjang. Beliau pernah menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden sejak  2007 hingga 2010.

Selain itu, Prof. Dr (HC) KH. Ma’ruf Amin juga pernah menjabat sebagai Ketua Fraksi Golongan Islam DPRD DKI Jakarta, anggota MPR-RI dari PKB, ketua komisi VI DPR-RI. Bukan saja aktif di dunia politik praktis, di dalam organisasi masyarakat keagamaan pun Prof. Dr (HC) KH. Ma’ruf Amin pun juga aktif, bahkan saat ini beliau tengah mengemban amanat dan jabatan yang cukup strategis di NU. Di organisasi keagamaan terbesar di dunia tersebut, Prof. Dr (HC) KH. Ma’ruf Amin mengemban amanat sebagai Rais Aam PBNU 2015 – 2020.

Prof. Dr (HC) KH. Ma’ruf Amin di Indonesia termasuk salah satu ulama sepuh yang disegani. Beliau banyak menguasai ilmu Agama Islam dan merupakan Ulama yang multitalenta disamping berbagai macam ilmu fiqih. Prof. Dr (HC) KH. Ma’ruf Amin juga bisa dibilang merupakan Ulama yang responsif terkait berbagai masalah yang sedang dihadapi ummat. Prof. Dr (HC) KH. Ma’ruf Amin ini juga termasuk ulama yang sering membacakan fatwa MUI karena memang beliau sudah cukup lama berada di dalam jajaran pengurus Komisi Fatwa MUI Pusat dari mulai tahun 2000 sampai tahun 2007.

Prof. Dr (HC) KH. Ma’ruf Amin selain aktif di dalam berbagai kegiatan keagamaan, beliau juga aktif di dunia perbankan nasional. Prof. Dr (HC) KH. Ma’ruf Amin ikut terlibat di dalam berbagai dewan pengawas syariah di berbagai bank dan asuransi syariah. Kesibukan beliau sebagai pengawas di berbagai bank seperti diantaranya di Bank Muammalat, Bank BNI Syariah, dan Bank Mega Syariah. Prof. Dr (HC) KH. Ma’ruf Amin ini jika dilihat dari garis keturunan keluarganya, memang beliau termasuk salah satu keturunan, atau tepatnya adalah cicit dari ulama besar Syaikh Nawawi Banten. Syaikh Nawawi Banten ini adalah ulama asli Indonesia yang begitu disegani kelimuannya di dunia internasional, terutama di Mekkah.

Syaikh Nawawi Banten juga merupakan Imam di Masjidil Haram, dan bahkan beliau memiliki julukan “Imam Nawawi Atstsani” merujuk kepada ahli hadits Imam Nawawi. Kembali kepada Prof. Dr (HC) KH. Ma’ruf Amin, Prof. Dr (HC) KH. Ma’ruf Amin ini nyantrinya di Tebuireng Jombang dan melanjutkan kuliah di Universitas Ibnu Khaldun Bogor. Beliau juga mendapatkan gelar Dokotor (HC) dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada tahun 2012 di bidang Hukum Ekonomi Syariah.

Riwayat Pendidikan Prof. Dr (HC) KH. Ma’ruf Amin

  1. Pondok Pesantren Tebu Ireng, Jombang
  1. Universitas Ibnu Khaldun Bogor

Karir Prof. Dr (HC) KH. Ma’ruf Amin

  • Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Bidang Hubungan Antar Agama (2010 – 2014)
  • Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Bidang Kehidupan Beragama (2007-2009)
  • Anggota Koordinator Da’wah (KODI) DKI Jakarta
  • Anggota BAZIS DKI Jakarta
  • Ketua Fraksi Golongan Islam DPRD DKI Jakarta
  • Ketua Fraksi PPP DPRD DKI Jakarta
  • Pimpinan Komisi A DPRD DKI Jakarta
  • Ketua Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa (pertama)
  • Anggota MPR RI dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
  • Ketua Komisi VI DPR RI dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
  • Ketua Komisi Fatwa MUI Pusat
  • Rois Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU)
  • Penasehat Lembaga Bahtsul Masail Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LBM-PBNU)
  • Dosen STAI Shalahuddin Al-Ayyubi Jakarta
  • Rais ‘Aam PBNU 2015-2020.
  • Ketua Umum Dewan Pimpinan MUI 2015
  • Dewan Penasihat PB Majelis Dzikir Hubbul Wathon

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *